
National Security Agency, sebuah badan keamanan milik pemerintah AS membangun sebuah mesin super jenius yang bisa memecahkan semua kode enkripsi. Dengan mesin tersebut, NSA memindai semua data yang masuk ke AS, dan telah menggagalkan banyak usaha terorisme, membongkar kartel perdagangan obat-obatan terlarang, dll. Namun pada suatu waktu, mesin itu menemukan lawannya, kode misterius dan kompleks yang tidak bisa mereka pecahkan, yang diberi nama Digital Fortress. Kode tersebut ditulis oleh Ensei Tankado, mantan programer NSA yang kemudian keluar karena tidak sepakat dengan NSA yang mencampuri kehidupan pribadi rakyat, dengan memindai data mereka. Agensi tersebut kemudian memanggil Susan Fletcher, seorang matematikawan brilian yang juga menjadi kepala kriptografer di NSA, dari liburannya.
Pada dasarnya, Tankado menjadikan NSA sebagai sandera, dengan melelang kode tersebut melalui websitenya; atau merilisnya gratis jika dia mati. Bisa dibayangkan, jika program tersebut tersebar secara umum, maka NSA tidak bisa lagi memindai data, tidak bisa lagi memantau dan menggagalkan usaha terorisme.
Fletcher kemudian menemukan bahwa kode yang ditulis dalam bahasa Jepang itu, adalah program virus yang didesain untuk menghancurkan firewall NSA dan sistem enkripsi mereka, memungkinkan semua orang untuk mengakses semua data yang ada di NSA, mengakibatkan kiamat bagi data-data pemerintahan AS, karena seluruh data disimpan di NSA. Fletcher, bersama-sama dengan tunangannya, David Becker, seorang ahli linguist, harus berusaha menemukan jalan untuk menghentikan penyebaran kode tersebut. Petualangan ini membawa mereka dari Washington DC ke katedral di Sevilla, Spanyol, serta berurusan dengan jaringan mafia di Tokyo.
Download e-book Digital Fortress (terjemah bahasa Indonesia) disini

























![--::[[ No Musik No Life ]]::---](http://infis.comoj.com/images/INfiscok.gif)



0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan Tinggalkan Jejak Sobat Lewat Komentar.
Maka dengan Serta Merta saya Akan Jelajahi Sobat Kembali